Halaman Detail Berita

AKSES JAMINAN PENYANGGA BERBASIS JENIS KELAMIN
Sabtu, 14 Maret 2020    Berita

Konteks Gender berdasar jenis kelamin menjadi salah satu aspek dalam pemantauan Mata Super (Manajemen Terpadu Surveilan Penjaminan Rutin) Bapel Jamkesos DIY. Isu Gender ini menjadi penting untuk menjadi salah satu aspek dalam kesetaraan akses terhadap jaminan penyangga. Tim Mata Super telah mengolah dan menyusun data kajian berbasis data akses SEP (Surat Eligibilitas selama kurun waktu 2016-2019 dengan total akess mencapau lebih dari 100.000 pasien.  Kajian masih sangat sederhana dan bersifat deskriptif dengan maksud untuk dapat dilanjutkan oleh para peneliti lain.

Hasil kajian secara keseluruhan dri tahun 2016 – 2019 dri aspek gender jenis kelamin dan wilayah administratif dari pasien yang mengakses Jaminan Penyangga, menunjukkan bahwa terlihat kecenderungan variatif antar wilayah. Kabupaten Gunungkidul Bantul dan Kulonprogo terlihat berimbang jumlah akses laki-laki dan perempuan. Jumlah akses perempuan yang lebih tinggi hanya terlihat di wilayah Gunungkidul.

Dua wilayah yang dicirikan dengan wilayah dengan eprtumbuhan ekonomi yang relatif lebih tinggi dan memiliki sifat perkotaan yang leih kental yaitu Kota dan Sleman, menunjukkan pola yang berbeda dengan dominasi akses Jaminan Penyangga Laki-laki. Untuk wilayah Kota Yogyakarta yang hampir seluruhnya merupakan kunjungan dari penghuni panti, mengindikasikan penduduk panti yang dominan dengan penghuni laki-laki. Yang menarik bahwa dalam kasus ini, penghuni panti dengan akses terbanyak adalah dari gangguan jiwa. Sementara pemantauan untuk tahun 2019 menunjukkan konsistensi seperti dalam 3 tahun terakhir.

terimakasih

 


Dokumen : Download 1 Download 2

Sumber: Data Akses SEP Tahun 2019